Demi persoalan,
yang kini kurasakan
yang memerangkap dan merantai
kehadiran diriku....
Perjalanan ini,
apakah yang ku cari
dalam kekusutan dan kekaburan
yang menjadi duri....
Kiranya aku lemas,
dihanyut realiti ini
apakah dikau sudi
untuk mempermudahkan situasi diriku....
Resah perasaan,
tiada lagi ucapan
yang bisa aku lontarkan
lantaran senyumanmu....
Dalam kekusutan,
langkah ku atur perlahan
menikmati kepedihan
rindu padamu....
Tapi apakah erti rindu,
jika hanya aku yang terasa
apakah erti hadirnya cinta ini....
Cinta hadirmu amat ku kagumi,
menyinari alam yang kian menyepi....
Cinta pudarmu amat ku takuti,
meninggalkan jiwa menangis sedih....
Sekiranya aku tetap setia,
menunggu sang Pujaan bertahun lama
namun bilakan sampai penghujungnya?
bilakan kita akan bersama?
bilakan muncul saat bahagia?
atau yang aku hanya bertepuk sebelah sahaja....
Andai jadi igauan untuk memilikimu,
Janganlah engkau cerca
inspirasiku padamu....
Maafkan kehadiranku,
dalam bicaraku menyentuh
dalam bicaraku mencinta....
Dalam irama ku sandarkan,
bersama harapan ku nyatakan cintaku....
Sekian...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment